Kamis, 26 April 2012

Bios

ACER

AspireOneA110-AspireOneA150
http://adf.ly/LwLD

AspireOneD150
http://adf.ly/VSvV

AspireOneD250
http://adf.ly/VSzk

AspireOneD255
http://adf.ly/VSye

AspireOneD260
http://adf.ly/VSwc

AspireOne521
http://adf.ly/LwOv

AspireOne531h
http://adf.ly/LwOv

AspireOneP531p
http://adf.ly/LwNr

AspireOne532h
http://adf.ly/LwOO

AspireOne533
http://adf.ly/LwOa

AspireOne571h
http://adf.ly/LwKN

AspireOne721
http://adf.ly/LwJp

AspireOne751h
http://adf.ly/LwKm

AspireOne752
http://adf.ly/LwK5

AspireOne753
http://adf.ly/LwPi

FerarriOne200
http://adf.ly/VSs4

Aspire9500
http://adf.ly/VStI

Aspire9800-9810
http://adf.ly/VSuB

TravelmateC210
http://adf.ly/VSxv

ASUS

EeePC 1000H
http://adf.ly/18h0G

Eee PC 8G
http://adf.ly/18h12

Eee PC 1008HA
http://adf.ly/18h1j

EeePC2G
http://adf.ly/18h2d

EeePC2GSurf(700X)
http://adf.ly/18h3Y

EeePC904HD
http://adf.ly/18h9Z

EeePC1002H
http://adf.ly/18hAP

EeePC1003HAG
http://adf.ly/18hBH

EeePC1004DN
http://adf.ly/18hDI

EeePCS101H
http://adf.ly/18hDI

EeePCT91
http://adf.ly/18hEB



TOSHIBA

Satellite A100-105
http://adf.ly/VTut

Satellite A200
http://adf.ly/VTsH

Satellite A205
http://adf.ly/VTqV

Satellite A215
http://adf.ly/VTvI

Satellite A665D
http://adf.ly/VTuG

Satellite C640-C650
http://adf.ly/VTpq

Satellite L300-L305-L350-L355
http://adf.ly/VTvo

Satellite L500-L505-L510-L515
http://adf.ly/VTtk

Satellite L500D-L505D
http://adf.ly/VTsp

Satellite M200-M205
http://adf.ly/VTrP

SatelliteM505
http://adf.ly/VUS1

Netbook NB105
http://adf.ly/VUQI

Netbook NB200-205
http://adf.ly/VUQn

Netbook NB255
http://adf.ly/VUPS

Netbook NB305-NB355
http://adf.ly/VUSW

Netbook NB505
http://adf.ly/VUTB

Satellite U305
http://adf.ly/VUOI

SPI FLASHROM PROGRAMMER

 


RANGKAIAN :




untuk Gambar yg lebih jelas bisa di lihat disini :
http://rayer.ic.cz/elektro/spipgm.htm


Dalam rangkaian terlihat hanya di butuhkan beberapa komponen yg sangat murah yg dapat di beli di toko elektronika, 4 resistor 150 Ohm berfungsi untuk membatasi arus yg masuk ke IC SPI. Alat ini dihubungkan ke komputer melalui port parallel, walaupun sekarang Port paralel sudah jarang digunakan, tapi untuk  PC sendiri port ini biasanya masih tersedia. terlalu sederhana??? ya benar,,,intinya kita hanya menghubungkan IC yg hendak di program langsung ke port paralel, pin2 yg kita pakai yaitu :

- Pin 1 SPI Flash (CS) ke pin 7 port Paralel
- Pin 2 SPI Flash (DO) ke pin 10 port Paralel
- Pin 5 SPI Flash (DIO) ke pin 9 Port Paralel
- Pin 6 SPI Flash (CLK) ke pin 8 Port Paralel

sedangkan untuk catu daya 3.3V anda bisa menggunakan charger HP atau sebagainya, atau anda bisa merakit sendiri jika mau.

bagi anda pengguna laptop yg tidak memiliki port tersebut tapi ingin mencoba Alat ini anda bisa membeli USB to Port Paralel yg banyak di jual di toko aksesoris komputer.

Gambar 2 :



terlihat SPI Programmer ini begitu sederhana :)

Gambar 3:



Proses backup IC SST25VF080B berjalan lancar


Gambar 4 : SPI Flash Milik Saya :)

 

4 Buah Resistor, 1 Socket 16 PIN, 1 IC LM7805 sebagai regulator tegangan, 2 Dioda IN4002 sebagai penurun tegangan 5V ke 3.3V dan 8 utas kabel bekas Harddisk  IDE sebagai penghubung ke IC SPI Flash


Cara menggunakan Alat :

Setelah rangkaian jadi dan IC SPI yg hendak di baca atau di tulis terhubung ke rangkaian, langkah selanjutnya adalah menghubungkan alat ke port paralel komputer, pastikan settingan port paralel di BIOS menjadi "Normal", bukan ECP atau EPP, tpi tentu saja anda dapat mencoba settingan anda sendiri, karena jika di tempat saya tidak bisa belum tentu di tempat anda juga tidak bisa...:)Kmudian jalankan program SPIPGM.EXE yg bisa anda download di sini :

http://www.ziddu.com/download/17865473/spipgm.zip.html

(Thanks to Martin rehak )

ingat, untuk menjalankan SPIPGM.EXE anda harus masuk ke command prompt dulu dengan menjalankan perintah "cmd" di sertai enter di menu "run" (Windows XP)
setelah di jalankan tampil akan tampak beberapa opsi, nantinya dari situ anda dapat memilih opsi yg anda inginkan.

contoh :
1. Untuk membackup isi SPI Flash ROM gunakan perintah :

SPIPGM /d BIOS.BIN [enter]

BIOS.BIN adalah nama file backup yg akan di ciptakan sewaktu proses backup, tentu saja anda dapat merubahnya sesuka hati anda dengan nama2 yg lain.


2. Untuk menulis ke IC SPI dengan File BIOS tertentu :

- Download dahulu File BIOS yg di inginkan, misalnya 2920.ROM

ketik :
SPIPGM /p 2920.ROM [enter]


yg perlu diingat file 2920.ROM harus berada satu Folder dengan SPIPGM.EXE


3. Untuk Informasi gunakan perintah:

SPIPGM /i [enter]

type SPI Flash ROM akan di tampilkan di display komputer anda, saya telah mengetes cukup banyak type dan kelihatan bahwa program SPIPGM cukup handal untuk mengenalinya.


TAMBAHAN

Untuk menghindari penyolderan langsung ke IC SPI model SOP8 atau SOIC8 gunakan socket Adapter yg banyak di jual di pasaran :




POWER SUPPLY SWITCHING

TENTANG POWER SUPPLY  SWITCHING


Pasti  agan2 disini sudah tidak asing lagi dengan  Power supply  Switching, yaitu sebuah power supply  yg  di bangun dengan teknik “pensaklaran” dan sekarang menjadi standard power supply  dalam  dunia elektronika  dan komputer karena ke “efisienannya” yg tinggi serta dapat di bangun dengan biaya yg murah.

Tapi mungkin sebagian agan2 di group ini ada yg belum begitu faham tentang bagaimana cara kerja power supply  ini dan dimana perbedaan mendasar dengan power supply  linear (konvensional) dan mengapa  power supply   switching  ini mampu menghasilkan daya yg begitu besar dengan ukuran yg sangat kecil?  Dan apa pula kelemahanan dari  power supply   ini?  Saya akan mencoba menjelaskan dengan bahasa yg mudah dimengerti dan akan meminimalkan istilah2 teknik yg “kurang” begitu di perlukan sehingga agan2 yg tidak mengerti elektronika  pun di harapkan akan mudah memahaminya :).

Untuk memahami bagaimana sebuah  Power supply  switching bekerja terlebih dahulu kita harus memahami  bagaimana power supply  konvensional (linear) bekerja, karena pada dasarnya  power supply  switching  dibangun dari  power supply   konvensional  juga.
  
 1. POWER SUPPLY KONVENSIONAL  (LINEAR)

Pada dasarnya power  supply konvensional adalah power supply  yg bekerja secara linear (kontiniyu), artinya tegangan output secara kontiniyu masuk ke beban,  lihat gambar :



Saya tidak akan mebahas rangkaian penurun tegangan (step-down), penyearah (rechtifier) atau filter dan sebagainya  karena disini kita berbicara tentang prinsip atau cara kerja power supply  ini secara umum.

Dalam gambar terlihat beban (misalnya  lampu) terhubung secara langsung ke sumber tegangan (misalnya batere), pastinya  lampu akan menyala terus  selama daya batere  masih ada dan rangkaian kabel  tidak terputus. besarnya  Arus yg mengalir pada kabel  tergantung seberapa besar resistansi beban, semakin kecil resistansi  beban semakin besar arus yg mengalir. Jika arus yg mengalir terlampau besar  dan terjadi terus menerus  dapat mengakibatkan  kabel  panas dan terbakar.  Untuk  itu dibutuhkan  kabel dengan ukuran yg  sesuai dengan nilai beban.

Jadi power suppy konvensional  tak ubahnya  seperti  resistor variable  dimana nilai resistansi bisa berubah2 sesuai dengan beban.

keuntungan mengunakan power supply konvensional adalah kesederhanaan dalam perancangan,  kerugiannya adalah tidak efisien, karena  arus terus menerus mengalir ke beban.

http://undik.com/2011/04/21/switching-regulator-basics/


2. POWER SUPPLY SWITCHING

Power supply switching sebenarnya adalah power supply konvensional yg di beri “switch”, lihat gambar :



Dalam gambar terlihat sebuah “switch” (saklar) diantara sumber tegangan dan beban. Apa yg terjadi jika switch di tekan? Tentu saja arus akan mengalir ke beban, jika beban disini adalah sebuah lampu maka pasti  lampu akan menyala.  Dan apa yg terjadi jika saklar di lepas? Tentu saja lampu akan mati.

Nah,  apa yg terjadi  jika agan menekan dan melepas saklar dalam waktu yg cepat misalnya 10x dalam waktu 1 detik?  Maka lampu akan berkedip 10x perdetik  sesuai dengan jumlah tekanan pada saklar. Jika misalnya  agan mampu menekan  saklar 1000x dlm 1 detik  maka lampu akan berkedip 1000x perdetik,  tapi  kali ini  kedipan lampu tidak terlihat lagi oleh mata kita. Sehingga lampu “seolah-olah” hidup terus.

inilah dasar dari teknik switching power supply,  dalam prakteknya “switch” akan terputus dan tersambung sejumlah 50.000x perdetik  (50khz) atau lebih (tergantung model) dan tentu saja  yg melakukan pemutus atau penyambungan itu bukan agan,  tapi  rangkaian elektronika yg di rancang khusus.

Lantas apa manfaat membuat system seperti ini?

Ternyata dengan membuat system seperti  ini  arus yg mengalir ke beban tidak lagi konstan, tapi memiliki  jeda yg walaupun sedikit  (dalam orde milidetik) tapi sangat bermanfaat untuk mengurangi  “panas” pada kabel (jalur) dan sumber  tegangan. Sehingga ukuran kabel  dan komponen2 lain bisa di kecilkan dan secara otomatis membuat system ini menjadi lebih murah secara keseluruhan.

ketika switch “terputus” walaupun sebentar  apakah tidak berdampak pada beban?, okelah jika beban sebuah lampu, bagaimana jika beban merupakan rangkaian elektronika yg  sama sekali tidak boleh terputus dari sumber tegangan ?

Pertanyaan bagus gan, jika beban merupakan rangkaian elektronika  maka  hal itu tidak bisa dibiarkan, untuk itu dibutuhkan tambahan komponen,  lihat gambar :



Dalam gambar terlihat sebuah lilitan (inductor)  dan capasitor  yg ditambahkan dlm rangkaian. Fungsi inductor dan  capasitor ini adalah untuk menyimpan arus ketika switch “terhubung” dan melepaskan muatannya ketika saklar “terlepas”, dengan cara ini arus secara konstan  masuk ke beban sehingga masalah teratasi.

Setahu saya, jika sebuah lilitan atau inductor dilalui oleh tegangan DC yg terputus putus akan menyebabkan timbulnya tegangan AC yg bisa menyebabkan rusakkan rangkaian, bagaimana mengatasinya?

yups, Agan  benar sekali,  oleh sebab itu rangkaian diatas harus di sempurnakan kembali dengan menambah sebuah diode, lihat gambar :




Diode berfungsi untuk menghilangkan tegangan AC yg timbul dari inductor ketika switch “tertutup dan terbuka” dengan cepat,  dalam prakteknya diode ini nantinya ada yg terpasang di rangkaian dan ada yg tertanam langsung dalam MOSFET  switching.

Nah, untuk saklar sendiri, tentu saklar yg dipakai dalam power supply  switching  bukan saklar “manual” seperti  diatas,  akan  tetapi  berupa  transistor  biasa ataupun  MOSFET (FET) yg di rancang secara khusus untuk itu dan di hubungkan dengan rangkaian pengendali (controller). Rangkaian  “pengendali” atau “controller” dapat berupa rangkaian osilator biasa dan dapat juga berupa IC yg dirancang khusus untuk keperluan switching.

lihat gambar :



Rangkaian controller (CTRL) diatas berfungsi untuk mengendalikan proses ”switching" berdasarkan “feedback” atau umpan balik  yg di terima dari beban. Artinya jika beban “berat” controller akan memacu “FET” agar lebih “lama” bekerja dan demikian sebaliknya, atau bisa saja controller akan menonaktifkan FET jika Arus beban terlampau berat.

Apa dampak negative dari system power supply switching  ini?

Ada plus tentu ada minusnya, karena system nya menggunakan system "switch" maka sudah pasti akan menimbulkan noise yg tinggi sehingga kurang cocok digunakan dalam rangkaian audio system atau HIFI (high Fidelity), kalau pun mau di gunakan juga harus dengan filter yg benar2 bagus dan mahal, minus yg berikutnya adalah kerumitan dalam perancangan dan pembuatannya. Tapi untunglah sekarang sangat banyak produsen IC yg membuat  IC2 switching sehingga kerumitan rangkaian dapat diatasi.

Demikian secara singkat penjelasan tentang dasar switching power supply, semoga bermanfaat, Insya Allah di lain waktu akan kita bahas dengan materi yg lebih komplek :).



RALAT :

Dalam gambar diatas ada kesalahan tulis, tertulis "SWICTH", seharusnya SWITCH, dan jika dalam tulisan ini atau di link2 yg saya beri dalam tulisan ini anda menemukan kata swicth2 yg lain itu maksudnya adalah switch :)

dan bagi yg ingin mendalami lebih lanjut tentang power supply bisa di lihat disini :

http://undik.com/2011/04/21/switching-regulator-basics/
http://www.scribd.com/doc/61425375/choperbnajar
http://eprints.undip.ac.id/25281/1/makalah.pdf
http://www.scribd.com/doc/49368720/cara-kerja-catu-daya-power-supply


atau bagi yg ingin membaca dalam format docx bisa download disini :

http://www.ziddu.com/download/18583859/TENTANGPOWERSUPPLYSWICTHING.docx.html



I/O (INPUT OUTPUT) PADA LAPTOP

I/O (INPUT OUTPUT) PADA LAPTOP
-------------------------------------------------

Ada dua komponen penting yg berfungsi sebagai I/O pada laptop (khususnya Laptop berbasis prosesor Intel) , yaitu :

1. SUPER I/O chip yg skrng di kenal dengan EC (Embedded Controller) atau Keyboard Controller

Mengapa namanya SUPER? Karena dulu skitar tahun 1980 an - 1990 an setiap device (peralatan) yg hendak di hubungkan ke system Mainboard membutuhkan chip I/O tersendiri dengan system yg terpisah, sehingga membuat system computer menjadi ribet, tapi sejak perusahaan seperti Nuvoton, Winbond, ITE, ENE, SMSC dll memproduksi chip yg mampu mengakomodir semua kebutuhan input output maka hal itu dapat diatasi, artinya untuk menghubungkan Harddisk, Floppy disk, Printer, Mouse, dll ke Mainboard cukup dengan 1 chip saja, atau dengan kata lain chip ini menyediakan semua port yg dibutuhkan untuk peralatan external, oleh karena itu chip ini cukup layak mendapat gelar “Super” :).

Salah satu contoh Super I/O card :



untuk gambar yg lebih jelas lihat disini:
http://vogons.zetafleet.com/viewtopic.php?t=28925&sid=92b84a9051012e5cc8a3163bb833b0f6

Dalam Gambar terlihat bahwa chip W8375 dan beberapa komponen lain menyediakan koneksi untuk IDE HDD, FDD, Game Port, Paralel Port dan Serial Port. Port USB sendiri belum dikenal pada jaman keemasan card ini.

Satu hal yg cukup penting untuk diingat adalah bahwa jalur data untuk chip ini sebesar 8/16 Bit (ISA bus).

Ketika pada tahun 1999 Intel Corp mengenalkan PCI BUS (32 Bit) dan Chip Southbridge yg lebih kencang dan modern secara otomatis dunia komputer berubah, Peralatan (Device) yg membutuhkan kecepatan tinggi seperti HDD tidak lagi dihubungkan ke Super I/O chip melainkan langsung ke southbridge.

dalam dunia komputer modern sekarang Super I/O chip masih dipakai walaupun ada beberapa pengurangan fungsi, antara lain hilangnya FDD controller, Game Port, sementara fungsi paralel port dan serial port masih di pertahankan.

Dalam Dunia Laptop sendiri ada chip yg menyerupai fungsi Super I/O pada PC walaupun chip ini memiliki fungsi yg lebih spesifiik lagi, selain menghubungkan system board ke dunia luar chip ini juga mengontrol beberapa device seperti batere pack dan kipas.

Gambar beberapa Super I/O Pada laptop yg terkenal :




LANTAS APA ITU EC (Embedded Controller) ???

Pengertian EC (EMBEDDED CONTROLLER) adalah Suatu System Komputer atau system control yg memiliki tugas khusus yg di "tempelkan" atau di "tanamkan" dalam system komputer yg lebih besar, jadi EC sbenarnya adalah satu system "komputer mini" yg cukup lengkap, dimana di dalamnya terdapat Mikroprosesor, ROM, RAM, system I/O dll, jadi mengacu pada pengertian ini maka Super I/O chip ini dapat juga di kategorikan sebagai EC. malah sekarang para produsen chip ini menggunakan istilah EC untuk produksi mereka.

KALAU KEYBOARD CONTROLLER BAGAIMANA ???

Istilah Keyboard Controller sebenarnya tidak begitu lazim dan tidak begitu cocok untuk di nisbatkan pada chip ini, Namun karena salah satu fungsinya juga untuk menerima masukan dari keyboard atau tombol2 tertentu istilah ini dapat di benarkan, jika anda mengikuti forum2 luar negeri / bahasa asing istilah ini sering anda jumpai.

tentu saja anda bebas menentukan sendiri istilah mana yg hendak anda pakai tanpa dituntut pihak manapun....:)

Contoh Hubungan antara Super I/O atau EC WPC8769L dengan device lain :



Untuk Gambar yg lebih jelas bisa lihat disini:
http://www.nuvoton.com/HQ/ENU/PRODUCTANDSALES/PRODUCTLINES/COMPUTERIC/ECANDNBKEYBOARDCONTROLLER/ADVANCEDEMBEDDEDCONTROLLER/Pages/WPC8769L.aspx

Dalam contoh gambar diatas terlihat chip ini berhubungan langsung dengan :
- Keyboard dan mouse / Touch Pad
- System Fan (Tacho) dan Temperatur
- BIOS
- Charger
- Batery Panel
- Serial Port
- Dll

EC ini sendiri terhubung ke southbridge melalui LPC Bus (low Pin Count) atau bus berkecepatan rendah (ISA bus). Tentu saja setiap produsen laptop bebas menentukan jenis2 EC yg mereka gunakan dalam system laptop mereka.


2. I/O CONTROL HUB (ICH) atau yg dikenal juga dengan nama “southbridge”.

Sesuai dengan namanya yaitu I/O control hub chip ini berfungsi untuk menghubungkan dan mengontrol input / output device yg hendak berhubungan dengan system bus utama dalam system komputer. Seperti Harddisk, LAN, USB, dan lain2

Gambar Fisik ICH Intel 82801:


Mengapa dinamakan southbridge???

Istilah southbridge (jembatan selatan) sebenarnya muncul dikarenakan kebiasaan pengambaran diagram blok system komputer yg menempatkan komponen tercepat dibagiah atas (Utara / North ) dan komponen dengan kecepatan lebih rendah dibagian bawah (selatan / South )

Lihat Gambar:





ICH / Southbridge benar2 menjadi jembatan bagi semua device yg hendak terhubung ke system utama komputer, sehingga istilah chip I/O pada komputer sebenarnya mengacu pada chip ini.

ICH sendiri terus mengalami pengembangan yg cukup signifikan, dari versi 1 hingga yg terakhir versi 10. (ICH1 - ICH10)

untuk informasi lebih jelas bisa lihat disini:

http://en.wikipedia.org/wiki/Southbridge_%28computing%29
http://en.wikipedia.org/wiki/I/O_Controller_Hub


3. MASALAH

Karena demikian kompleknya fungsi kedua chip yg telah di jabarkan diatas maka wajar dilapangan ditemukan banyak sekali kerusakan laptop yg disebabkan kerusakan kedua chip ini, dengan berbagai macam gejala yg timbul, seperti mati total, Hang, Tidak bisa baca harddisk, bluescreen dll. untuk mengatasinya biasanya dengan reball atau ganti chip.

" TEORI YG BAIK TIDAK SEMPURNA TANPA PRAKTEK YG CUKUP"

BIOS SECURITY

Banyak cara yg di gunakan untuk membuka bios yg di proteksi dgn password, setiap merek dan model memliki cara2 yg unik, tergantung bagaimana password di enkripsi dan dimana password bios disimpan, kdng2 beberapa merek dan model memang menyediakan fasilitas untuk mereset password dgn "menjumper" titik2 tertentu atau dengan menyediakan swicth reset password, namun bnyak pula type dan model yg sama sekali tidak menyediakan fasilitas ini. dan untuk mereset password untuk type dan model seperti ini ada banyak cara yg digunakan, secara hardware maupun software, antara lain :

1. METODE PAPER CLIP    

Metode ini di gunakan pada laptop dell type inspiron atw latitude yg menyimpan password bios di EEPROM type 24xx atw 93xx,  prosedurnya sperti berikut :
1. Hidupkan Laptop
2. Short kn kaki3 dan 6 IC 24xx selama 2 detik dgn pinset atw kabel
3. Jika maintenance mode muncul tekan f2 untuk masuk ke bios, jika tidak ulangi langkah 2
4. jika berhasil masuk bios tekan ESC dn keluar
5. Biasanya password bios langsung terhapus namun cara ini pasti tidak berhasil pada laptop dell yg menyimpan password na di KEYBOARD CONTROLLER....

2. METODE MEMBACA LANGSUNG ISI EEPROM 24xx atw 93xx atw sejenisnya

cara ini termasuk cara "kasar" tapi sgt efektif, yaitu dengan mencabut ic security di mainboard dan membaca isinya dengan eprom programer pabrikan atau dengan eprom programmer rakitan sendiri yg kini sgt mudah membuatnya, setelah data terbaca gunakan program seperti CMOSPWD untuk mendeskripsi password na, untuk laptop2 seperti sony vaio, ibm (spengalaman saya sndiri) password langsung terbaca dengan jelas, tentu jika anda telah tahu password na maka selanjutnya terserah anda :)

untuk model2 tertentu sperti merek HP atw FUJITSU (jg spengalaman sy) CMOSPWD tidak mampu membaca passwordna, nah untuk model sperti ini ada cara yg gampang, yaitu dengan menimpa langsung lokasi / alamat di mana password disimpan dengan data x00 atw xFF, biasanya password langsung hilang untuk mengetahui dimana lokasi atw alamat password dlm IC 24xx bisa dgn cara men "DISASEMBLY"  data yg berada dlm IC 24xx atw lihat disini:

http://www.cgsecurity.org/wiki/CmosPwd

oh ya, jangan lupa backup dulu data dalam IC 24xx sblum di "obrak abrik" :), sama sperti diatas, cara ini tidak berhasil jika password di simpan di keyboard controller.

3. METODE MASTER PASSWORD GENERATOR

cara ini adalah cara halus yg sgt efektif, tingkat keberhasilan sgt tinggi, caranya yaitu dengan menjalankan program "penghasil master password" yg bnyk beredar di internet, program ini mampu membuat master password berdasarkan SERVICE TAG yg ad pada laptop (untuk merek dell) atau berdasarkan "error code" yg dihasilkan laptop (untuk dell dan merek lain).
saya tidak mau panjang lebar disini krn smua ulasan sudah ada disini:

http://dogber1.blogspot.com/2009/05/table-of-reverse-engineered-bios.html

silahkan download program2 yg ada di situs diatas untuk perlengkapan teknisi anda...sebagai informasi, orang pertama yg mempublikasikan "master password" untuk dell adalah hacker asal rusia dgn nama HPGL, lihat disini:

http://hpgl.blog.ru

dia jg mnyediakan source code yg bisa di download dn dipelajari bagi anda yg hobby otak atik program, dengan cara ini tidak perduli dimana password disimpan, apakah di security chip atw keyboard controller atw dimana aj, password pasti bobol.

NB: untuk laptop dell program diatas berfungsi dengan baik, trutama laptop dell dengan service tag yg berakhiran (suffiks) 595B,2A7B, D35B, A95B, nmun khusus untuk dell inspiron 700m dan inspiron 710m tidak berfungsi, krn dell 700m/710m hanya memiliki service tag tanpa suffiks :), terpaksa di gunakan cara lain untuk mereset password nya

4. METODE KEYDISK DAN LOOPBACK

Cara ini biasanya digunakan oleh laptop merek TOSHIBA MODEL YG SGT LAMA,  yaitu dengan membuat disket yg berisi kode2 tertentu, dmana kode tersebut nantinya akan mereset password, sedangkan metode LOOPBACK adalah teknik dmana kita membuat  rangkaian kabel yg dihubungkan ke port paralel laptop toshiba (biasanya laptop toshiba P2, p3 atw p4 generasi awal masih memiliki port ini), setelah dihubungkan dan laptop di hidupkan biasanya password langsung hilang
untuk lebih jelas lihat disini:

http://www.cgsecurity.org/wiki/CmosPwd5.

5. METODE FLASH BIOS
ini adalah metode terkasar yg kadang2 tidak berhasil, tergantung type laptopnya, kdng2 dalam proses flashing tidak semua EEPROM pnyimpan password yg berada dlm laptop ikut di tulis (EEPROM YG BERADA DI KEYBOARD CONTROLLER ATW 24XX/93xx) , maka jgn heran jika setelah proses flash selesai password tetap muncul, kdng2 ad laptop yg tidak mau di flash ketika laptop terpassword,

FLASH disini maksudnya adalah dengan menggunakn disket atw flashdisk dan menekan tombol tertentu pada keyboard (fn+esc , fn+B, end) smbil menghidupkan laptop....

mencabut BIOS dan mengisinya secara manual  bukan cara bijak, krn password tidak di simpan disitu, bbrpa type laptop yg saya coba sperti type dell 700m, acer 290, ibm t41 tidak berhasil, mungkin bisa pada merek dn type lain

6. METODE LAIN2  

CAPEK AH, ntar di lanjut...yg jelas semua metode berbeda2 antara produsen satu dan lainnya, setiap saat bisa saja berganti

SEKILAS TENTANG I/O oleh Xlabs Medan, Surya Tecknologi, dan 2 lainnya I/O (INPUT OUTPUT) PADA LAPTOP ------------------------------------------------- Ada dua komponen penting yg berfungsi sebagai I/O pada laptop (khususnya Laptop berbasis prosesor Intel) , yaitu : 1. SUPER I/O chip yg skrng di kenal dengan EC (Embedded Controller) atau Keyboard Controller Mengapa namanya SUPER? Karena dulu skitar tahun 1980... Terakhir disunting sekitar 5 bulan yang lalu · Sunting Dokumen COUPLING, DECOUPLING, PROADLIZER CAPASITOR DAN PROBLEM

COUPLING, DECOUPLING DAN PROADLIZER CAPASITOR (NEC TOKIN)
 --------------------------------------------------------------------------------------------
 Sebelum melangkah lebih jauh kita bahas dulu apa istilah2 berikut:

1. COUPLING
Coupling dlm dunia elektronika dan telekomunikasi adalah istilah untuk pemindahan energy dari satu media (media disini seperti kabel tembaga atau sejenisnya) ke media yg lain secara "sengaja" atau tidak. contoh yg di sengaja misalnya pemindahan energy listrik dari rangkaian power suplai ke beban (load),  namun kadang2 terjadi pemindahan energy listrik yg tidak di sengaja antara satu bagian ke bagian lain, terutama dari rangkaian power AC ke rangkaian DC yg berbeda impendansinya, dan tentu saja ini tidak menguntungkan karena rangkaian DC tidak akan bekerja dgn baik.
komponen2 dalam mainboard laptop terutama semikonduktor (Transistor, Dioda, Mosfet, Chipset atw prosessor) pada umumnya di gerakkan oleh tegangan DC, namun seperti yg kita ketahui dalam rangkaian power suplai laptop banyak digunakan teknik swicthing regulator, baik AC ke DC ( yg biasa pada adaptor laptop) atau DC ke DC (yg terdapat dalam rangkaian power mainboard) dan sialnya rangkaian2 power suplai swiching ini tetap menghasilkan tegangan AC yg tidak di inginkan yg sedikit banykanya mempengaruhi komponen2 lain.

http://en.wikipedia.org/wiki/Coupling_(electronics)

2. DECOUPLING
Decoupling adalah teknik untuk menghilangkan atw meminimalkan pengaruh "coupling" yg tidak diinginkan dengan cara menempatkan kapasitor type tertentu dgn ukuran yg tertentu pula di komponen2 semikonduktor (terutama IC Chipset atw prosessor ) yg rawan terkena dampak "coupling", biasanya pd setiap komponen ini di tempatkan satu atau lebih kapasitor. untuk gampangnya biasanya kapasitor ini sering di sebut sebagai kapasitor filter noise atw filter saja.

lihat gambar:

komponen dalam lingkaran merah adalah kapasitor decoupling /filter noise

untuk lebih jelas bisa lihat disini:
http://en.wikipedia.org/wiki/Decoupling
http://en.wikipedia.org/wiki/Decoupling_capacitor

3. PROADLIZER CAPASITOR
 Proadliser kapasitor pada dasarnya berfungsi sama seperti kapasitor2 lain yg digunakan sebagai kapasitor decoupling dalam rangkaian laptop terutama pada rangkaian prossesor/CPU, namun proadlizer capasitor memiliki beberapa kelebihan lain, misalnya kapasitas yg lebih besar (bisa lebih dari 1000 Micro farad), dan ini yg mnyebabkan kadang2 proadlizer capasitor disebut juga dengan super capasitor serta jangkauan (range) frekwensi yg lebar, perlu di ketahui sebelum proadlizer di gunakan secara luas untuk decoupling pada rangkaian power suplai prosessor/CPU, produsen mainboard biasanya meletakkan beberapa type capasitor dgn ukuran2 yg berbeda seperti terlihat pada gambar:

namun setelah proadlizer capasitor digunakan rangkaian bisa di sederhanakan menjadi :

dengan kata lain terjadi penghematan tempat dan ukuran, ini yg membuat penggunaan proadlizer semakin digemari produsen2 mainboard



terlihat satu proadlizer bisa mengantikan tiga jenis kapasitor yg berbeda2 range frekwensi kerjanya...
maaf, gambar terlalu kecil, silahkan pakai kacamata anda :)
untuk informasi dan gambar yg lebih  jelas lihat disini:

http://www.nec-tokin.com/english/product/proadlizer/feature.html

salah satu type  proadlizer kapasitor yg "sangat terkenal" adalah NEC TOKIN

4. PROBLEM NEC TOKIN

Problem yg sangat sering dijumpai adalah proadlizer NEC TOKIN tidak begitu memiliki keandalan yg tinggi, ini dibuktikan dengan banyaknya masalah yg terjadi pada NEC TOKIN ini, gejala yg ditimbulkan bisa macam2 dan cara mengatasinya sangat gampang, yaitu dengan menganti NEC TOKIN secara langsung atau mengantinya dengan kapasitor yang sesuai dan bisa juga menambah 2 kapasitor di vcore tanpa mencabut NEC TOKIN, caranya sudah banyak di bahas di group ini.



tapi tentu saja kerusakan NEC TOKIN ini membuat kami para teknisi disini mendapat rezeki buat makan diri sendiri

First Posting

Hai semua,,di blog ini saya akan mengajak kalian2 untuk membahas masalah seputar notebook yang bermasalah sembari memecahkan permasalahannya,,,,,,,
Artikel artikel terkaitpun akan saya sampaikan disini.,sehingga bermanfaat untuk dibaca.